Abahsumadi's Blog

Just another WordPress.com weblog

Amin, Amin dan Amin

Amin, amin dan amin. Sekilas memang tidak ada bedanya dari kata-kata tersebut. 3 buah kata yang sangat sering kita dengar. Namun akan beda makna atau maksudnya bila diucapkan pada 3 keadaan. Amin pertama yang saya maksudkan di sini adalah ucapan ketika berdoa. Kedua adalah gelar atau panggilan kepada seseorang. Yang terakhir adalah perintah atau permintaan.

Bagaimana bisa hal itu terjadi?
– Amin yang diucapkan pada waktu berdoa harusnya adalah aaaamiin (a dan i dibaca panjang) yang artinya adalah mohon diterima doanya.
– Amin yang diucapkan untuk gelar atau panggilan adalah amiin ( a dibaca pendek sedangkan i dibaca panjang) artinya adalah yang dapat dipercaya.
– Amin yang ketiga adalah aamin (a dibaca panjang sedangkan i pendek). Artinya adalah percayalah!

Setelah kita tahu perbadaan arti kata amin, akan aneh terdengar bila ketika berdoa mengucapkan amiin atau aamin. Dan ini adalah sebuah kesalahan yang paling sering kita dengar atau lakukan.

Ada sebuah kejadian lucu yang terjadi pada lebih dari 20 tahun lalu. Seorang adik saya yang masih kecil memanggil nama kakaknya ketika sedang shalat Jumat di satu masjid. “Aamiin ….” begitulah para jamaah mengamini bacaan Fatihah imam shalat. Sambil menoleh ke arah kakaknya, adik saya yang memang bernama Amin berteriak “Haadii ….” (Hadi adalah nama adik saya yang lain). Sontak kejadian itu menyebabkan jamaah di sebelah adik-adik saya tertawa hingga bathal shalatnya.

4 Maret 2012 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: