Abahsumadi's Blog

Just another WordPress.com weblog

Mengenang Abahku

Kenangan Bersama Aki

Bulan Desember, 6 tahun yang lalu ….
Saat itu lebih kurang pukul 1 pagi. Di sebuah kamar di rumah orang tuaku. Berempat kami; Emak, seorang kakak perempuan dan satu adik laki-laki berkumpul mengelilingi Abahku yang tengah terbaring sakit. Sesekali kami memijit-mijit kaki Abah dan memberinya segelas susu ketika dia haus. Kadang Emak kami meneteskan air mata namun segera Abah menghapusnya dengan kain. Kadang bila Emak tertidur, Abah menyelimutinya. Tak henti-hentinya Abah mengucapkan kalimat : ياَ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن اِرْحَمْنَا … ياَ اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن اِرْحَمْنَا ….( Ya Arhamar-rahimin irhamna … ). Berulang-ulang sampai suaranya tidak jelas lagi (yang terdengar hanya yaa…aaii…ia aa…) terus dan terus diulanginya….
Tak lama kemudian Emak menyuruh aku untuk pulang karena harus bekerja esoknya. Begitu pula dengan kakakku. Berkali-kali kami menolak namun Emak tetap memaksa. Akhirnya dengan berat hati kami pulang namun sebelum kami pulang Abah mengatakan sesuatu padaku. Tidak jelas bunyinya tapi Abah menggerakan tangannya untuk memberi isyarat seperti orang menulis. Meski kami tidak mengerti apa yang diucapkan, kami tahu maksudnya. Maka aku pun menjawab,” Abah, maaf kami tidak mengerti apa yang Abah ucapkan tapi kalau yang Abah maksudkan adalah surat-surat SK pengangkatan atau SK Pensiun sebagai pegawai negeri Insya Allah kami siap untuk mengurusnya …”.
Dua jam kemudian …, kami dibangunkan dan diberitahukan bahwa Abah kami tercinta telah berpulang menghadap Sang Pencipta. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Seorang anak yang sholeh, seorang ayah yang bertanggung jawab dan patut dijadikan tauladan, seorang sahabat setia, seorang yang sederhana, seorang yang gemar menolong dan sangat peduli kepada orang lain yang pernah dilahirkan ke dunia ini telah kembali kepangkuan-Nya.
Segera pengurusan jenazah dilaksanakan dengan segera. Semua berjalan lancar tanpa hambatan. Tak terkira banyaknya orang yang datang berta’ziah tentu sebagai gambaran dari kebaikan Beliau semasa hidupnya.
Kini enam tahun berlalu. Masih jelas dalam ingatanku bagaimana saat-saat terakhir Abahku akan menghadap Sang Khalik tanpa hilang kesadarannya sebagai seorang hamba Allah SWT begitu juga dengan tanggung jawabnya terhadap keluarga yang ditinggalkannya. Subhanallah ….
Semoga kita dapat memetik pelajaran dan meneruskan langkah yang telah dirintis oleh Beliau. Amin.

23 Desember 2010 - Posted by | Uncategorized

6 Komentar »

  1. huuaaaaaaa….. Sedih…sediihh…
    Kangennt akii…😥

    Komentar oleh yantea_kelincimadu | 7 Mei 2011 | Balas

    • yang penting kan kita harus selalu berdo’a untuk beliau dan meneruskan hal-hal kebaikan yang telah dirintis olehnya. Semoga Allah mengampuni segala kesalahannya, melapangkan kuburnya dan menempatkan di tempat yang paling mulia di sisi-Nya. Amin.

      Komentar oleh abahsumadi | 16 Mei 2011 | Balas

  2. What a great posting! Salut buat Abah. Semoga Aki bahagia di Sisi-Nya, Amin. Keep posting!

    Komentar oleh Huda | 17 Agustus 2011 | Balas

    • Amin. Semoga kita dapat mengikuti jejak yang telah beliau rintis di dalam kebaikan.

      Komentar oleh abahsumadi | 17 Agustus 2011 | Balas

  3. beliau orang yg baik,perhatian,sayang kpd keluarga saudara dan keponakannya,,,kamilah yg akan menjadi saksi itu semua,,,,semoga alloh memberikan tempat yg terbaik di sisinya,,,,,amin

    Komentar oleh cahya | 24 Oktober 2011 | Balas

    • Amin. Terima kasih, Bang.

      Komentar oleh abahsumadi | 25 Oktober 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: